Curhat.II

BERFIKIR


Sungguh di langit dan di bumi ini pada pergantian malam dan siang hari
Di lautan dan di daratan ini
Dan pada segala yang terjadi

Ada banyak hal yang perlu di cermati
Ada banyak pertanada bagi kehidupan ini
Ada banayak contoh yang harus di jauhi atau dijalani
Kecuali bagi mereka yang tak berhati nurani

Berfikirlah... sebab berfikir itu membeningkan hati
Berfikirlah ... sebab berfikir itu seperti cermin untuk mengetahui
Berfikirlah tentang kebaikan maka kau akan terdorong untuk menjalani
Berfikirlah tentang keindahan maka kau kan terdorong tuk menghadiri / memiliki

"BERFIKIRLAH SEBELUM MELANGKAH AGAR KAU SELAMAT"

ALASANMU



Terlalu banyak alasan-alasan yang kau lontarkan
Tidak sadarkah dirimu bahwa alasan-alasanmu itu adalah petaka bagimu
Ikhlaslah jadi dirimu sendiri
Nikmati dan syukuri hidupmu seadanya

Jangan suka menghancurkan diri sendiri
Kasihanilah dirimu...
Sayangilah dirimu...
Letakkanlah dirimu pada tempatnya

Waktu  yang telah kau lalui takkan kembali
Gunakanlah waktumu sebaik mungkin
Kalahkan egomu...
Berjalanlah sesuai dengan hati nuranimu...
buanglah khayalan mulukmu

“Anda harus sadar siapa diri anda”

"bekerjalah"


Bekerjalah walau hasilnya sedikit
Hasil sedikit itu jauh lebih baik
Daripada tak ada hasil sama sekali
Bekerjalah ... sebab hidup tanpa ada yang di kerjakan
Akan terasa hampa dan lebih cenderung pada hal negatif

Bekerja demi yang di cita2kan
Itu jauh lebih baik
Daripada karena takut lapar

Berharaplah dan bercita-citalah
Agar hidup lebih bergairah
Sesuaikanlah harapan dan cita-citamu
Agar tak menderita

Harapan dan cita-cita mengarahkan sikap dan tingkah laku

Siap atau tidak ..
Hidup akan terus berjalan
Selagi di beri kesempatan
Gunakanlah sebaik mungkin

Jangan pernah sekalipun
Menyerah kalah...
Jangan pernah sekalipun
Mengeluhkan hidup
Jangan pernah sekalipun berkeluh kesah

Percuma . . . sia ... sia ...
Tak berguna . . .

"Dua Sisi Cinta"


Sedih,sakit dan perih
Seakan robek hati ini
Saat kau tak ada di sisiku

Tapi begitu senag,ceria dan berbunga-bunga hati ini
Saat kau selalu di sisiku

Rasa khawatir,curiga dan cemburu
Selalu menghantui dan meyiksaku
Saat tak ku lihat dan tak ku dengar dirimu

Tapi rasa-rasa itu . . .
Akan sirna saat kau datang menghampiriku dengan membawa senyuman indah

Rasa resah,gelisah dan serba salah
Selalu menggoda dan mencumbuiku
Dunia pun terasa gelap dan tak berarti
Saat kau pergi entah kemana . . .

Tapi begitu damai dan tenteram
Bahkan dunia pun terasa sangat cerah
Saat kau datang menghampiriku
Walau tanpa membawa apapun
Kecuali keutuhan dirimu dan senyuman indahmu
 

"kau siapa"


Penampilanmu sangat sederhana
Gaya hidupmu pun sederhana
Tapi jiwa mu begitu besar
Kepribadianmu sungguh mulia
Hatimu sangat terang
Ide mu sangat kuat
Tak heran jika banyak yg mengagumimu
Tak heran jika banyak yg membutuhkanmu
Kata2mu sungguh menyejukkan jiwa
Diam mu mengharuskan insan tuk berbenah
Nasehat2mu jadi pedoman
Gurauanmu jadi pelajaran hidup
Tingkah lakumu jadi pemicu semangat
Sikapmu yg santun
menundukkan semua kepala
Tatapan mata menggetarkan hati
Walau tak banyak yg tau jati dirimu
Tapi mereka yakin dan percaya
Tak satupun orang benci
Kecuali mereka yg iri
Kau memang luar biasa
Sungguh perkasa dirimu
Tenang Santai tapi pasti
Adalah pembawaanmu
Kau ini siapa?
Kau dari mana?
Apa yg kau cari?
Orang bilang kau pendekar terbuang
Orang bilang kau pendekar yg mengasingkan diri
Siapa kau ini..?

"hebat"


Begitu berat beban hidupmu
Tapi begitu tenag kau menanggung
Begitu keras kehidupanmu
Tapi begitu lembut dan dingin kau bersikap

Hebat . . .
Itulah kata yang pantas tuk menyebutmu
Apapun keadaanmu tutur katamu tetap lembut
Kebeningan hatimu menyilaukan semua ondra
Kebeningan hatimu menyilaukan semua yang menghadang
Tatapan matamu menunudukkan semua kepala

Ketulusan,kejujuran, dan kesabaranmu
Menghancurkan kerang2 yang menghadang
Kehadiranmu mnyejukkan suasana
Kepergianmu meneteskan air mata

Siapakah dirimu . . .
Darimanakah asalmu . . .
Tapi itu tak begitu penting
Yang terpenting kau telah meneladani semua insan . . .
Kau telah mencerahkan suasana
Kau telah menenangkan hati yang gundah
Kau telah menyembuhkan jiwa

"dik piah"


Hadirmu menyejukkan jiwa
Hadirmu menghangatkan suasana
Hadirmu mencerahkan hidup
Hadirmu mendamaikan segala

Engkau sungguh bijaksana
Engkau sungguh perkasa
Engakau sungguh agung
Engkau sungguh hebat

Tak heran jika banyak yang berebut
Tak heran jika banyak yang buta hati
Tak heran jika banyak yang rela berkorban
Bahkan rela mempertaruhkan nyawa

Sungguh indah dirimu
Sungguh elok nan anggun dirimu
Aku pun tak terkecuali tuk membutuhkanmu
Oh . . . dik Rupiahku sayang
Berpihaklah padaku
Bersahabtalah denganku
Setialah padaku kapanpun dan dimanapun
Temani aku kemana pu aku pergi

Dik Rupiah . . .
Cintailah aku agar kau betah denganku
Sayangilah aku agar kau selalu bersamaku
Aku benar2 membutuhkan sesosok Dik Piah
Hahaha . . . . . kedonyanfull

SINAWANG


Kau bilang dia begitu mulya
Kau bilang dia begitu mewah
Kau bilang dia begitu bahagia
Kau bilang dia begitu indah hidupnya

Tapi . . .
Dia bilang kau begitu santai
Dia bilang kau begitu tenang
Dia bilang kau begitu damai
Dia bilang kau begitu tenteram

Sawang sinawang adalah penilaian
Adapun rasa yang dimiliki adalah sama
Warna yang dipilih pun sesuai dengannya
Ukuran yang dipilih pun telah sesuai

Hidupmu adalah pilihanmu
Yang kau jalani adalah hasil keputusanmu
Yang kau dapatkan sesuai usahamu
Yang kau pakai pun sesuai pilihanmu

Sang Maha Sayang selalu memberi yang terbaik
Sang Maha Kasih tak pernah memberi beban lebih
Sang Maha Welas Asih telah memberi waktu yang sama

“yang kau jalani detik ini adalah yang terbaik bagimu”
 
 
 
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar